Hari Pahlawan 2019
Pangeran
Purbaya Tegal (Sayyid Abdul Ghoffar)
Sumber (copyright) http://biografiulamahabaib.blogspot.com/2012/10/pangeran-purbaya.html
Pangeran Purbaya merupakan putera Sultan Agung dari
Kerajaan Mataram dan sebagai menantu Ki Gede Sebayu. Dalam Babad Pagedongan
disebutkan bahwa Pangeran Purbaya mempunyai kelangenan berupa “laweyan seta”
(makhluk halus) diberi nama Ki Juru Taman. Perjalanan sejarah dimulai, ketika
Pangeran Purbaya diperintah oleh ayahnya untuk menangkap Pasingsingan, akhirnya
sampai di Dukuh Sumbregah (Slarang Sigeblag) Lebaksiu. Bersama dengan Ki
Ciptosari dan Wangsayuda mendirikan pondok pesantren yang mengajarkan ilmu bela
diri, ilmu anoraga dan ilmu aji jaya kawijayan yang menggunakan mantra. Untuk
meningkatkan ilmunya, Pangeran Purbaya berguru kepada Ki Gede sebayu di
Karangmangu. Dalam masa berguru, Pangeran Purbaya mendapat wejangan atau pesan
untuk menghindari larangan atau pantangan yaitu :
|
1.
|
Kadunungan sifat tamak
|
|
2.
|
Godaan setan yang masuk pada hati manusia sehingga
tumbuh sifat kuma (kumingsun, kuminter, kumalungkung dan sebagainya)
|
|
3.
|
Ikut pada bisikan setan sehingga murtad keluar dari
jalan yang benar.
|
Pangeran Purbaya menikah dengan puteri Ki Gede Sebayu
bernama Raden Rara Giyanti Subhaleksana. Pangeran Purbaya membangun masjid
jami’ di Padepokan Pesantren Desa Kalisoka. Selain itu Pangeran Purbaya bersama
Ki Ciptosari membangun balong ikan tambra di Desa Cenggini yang kemudian
dimanfaatkan untuk mengairi persawahan penduduk.
Sampai akhir hayat, Pangeran Purbaya dimakamkan di
Desa Kalisoka Kecamatan Dukuhwaru. Komplek makam Pangeran Purbaya terbagi
menjadi 3 halaman yang dibatasi oleh pagar dari bata. Halaman utama (halaman
ke-3) merupakan makam Pangeran Purbaya dan pendampingnya, Makam Reksonegoro,
Makam Bupati Pemalang dan masjid makam serta makam kerabat. Halaman 2 dan 1
merupakan makam kerabat. Bangunan cungkup dibagi dua ruang yaitu ruang makam
yang tertutup tembok dan serambi terbuka menelilingi ruang makam. Jirat makam
merupakan jirat baru dan berbahan keramik dengan ukuran panjang 2 x 1 m dan
tinggi 30 cm. Nisan terbuat dari kayu jati saat ini keadaannya sudah rapuh.
Nisan tersebut dikategorikan sebagai tipe Demak-Troloyo.
Hari Pahlawan 2019
Reviewed by hina saja
on
23.27
Rating:
Reviewed by hina saja
on
23.27
Rating:


Tidak ada komentar